Website Performance 2015

Instrumen Fungsi ICT di IPB adalah 1) pengembangan sistem manajemen pengetahuan (KMS) institut; 2) perencanaan, pengadaan, pendayagunaan dan pemeliharaan sistem jaringan untuk meningkatkan pelayanan komunikasi dan informasi internal dan eksternal institut; 3) pelayanan sistem komunikasi dan informasi berbasis teknologi informasi; 4) pengkoordinasian pengelolaan data institut; 5) pengkajian dan perumusan strategi pengembangan komunikasi dan sistem informasi sesuai dengan kebutuhan institut dan kemajuan teknologi; 6) pengkoordinasian pengelolaan dan pemutakhiran website IPB dan unit-unit di lingkungan institut.

Salah satu tolak ukur yang digunakan dalam perangkingan suatu perguruan tinggi adalah penilaian terhadap situs webnya (Isidro Aguillo, 2003). Seberapa lengkap sebuah situs web perguruan tinggi dapat memberikan informasi mengenai profil, kegiatan, publikasi dan aspek lainnya, dan yang paling penting adalah apakah informasi situs tersebut mudah ditemukan oleh pencari informasi. Situs web IPB dan unit-unit di dalamnya telah ada namun masih perlu ditingkatkan dan disesuaikan dengan standar internasional yang ada. Upaya ini dilakukan untuk mendukung tujuan IPB agar termasuk dalam World Class University. Perangkingan yang sampai saat ini sangat mempengaruhi pencitraan suatu perguruan tinggi di dunia adalah Webometrics, yaitu merupakan metodologi yang digunakan untuk melakukan perangkingan seluruh universitas di dunia. Perangkingan tersebut menitikberatkan pada kriteria Visibility dan Activity melalui kinerja website setiap universitas di dunia.

Dalam penilaian kinerja website IPB poin penting yang harus diperhatikan adalah Search Engine Optimization atau mengoptimalkan peran search engine dalam hal ini Google. Selalu menuliskan judul yang berbeda dari setiap artikel, menambahkan kata kunci dan subject dalam meta data halaman website, bertukar link dengan website dari eksternal domain dan selalu melakukan internal linking dengan internal domain (ipb.ac.id), dan secara berkala melakukan peremajaan (update) terhadap konten website institusi akan berdampak pada posisi perangkingan dunia dan tentunya kinerja website menjadi optimal.